Berita
Esports
Brand gaming asal Malaysia, TODAK, resmi memasuki fase baru melalui transformasi strategis bertajuk TODAK 2.0. Dalam langkah ini, TODAK memposisikan dirinya sebagai Global First Esports Lifestyle Performance Brand, sebuah kategori baru yang menggabungkan performa kompetitif, identitas lifestyle, serta kekuatan komunitas dalam satu ekosistem. Transformasi ini menandai evolusi TODAK dari organisasi esports menjadi brand dengan fokus pada pengembangan produk, kolaborasi industri, dan penguatan komunitas gaming di tingkat regional hingga global.
Perjalanan transformasi tersebut juga diperkuat dengan ekspansi TODAK di Indonesia melalui PT TODAK Nusantara Group yang dipimpin oleh Shinta W. Dhanuwardoyo sebagai Co-Founder sekaligus Presiden Direktur. Dalam dua tahun terakhir, TODAK memperluas aktivitasnya dari sekadar tim kompetitif menjadi platform lifestyle esports yang menghadirkan berbagai lini produk berbasis performa, mulai dari gaming gear hingga apparel atau produk fashion yang terinspirasi dari budaya gaming dan esports.
Sebagai bagian dari rebranding, TODAK turut memperkenalkan identitas visual baru dengan elemen “Battle Scar” pada sirip logonya. Simbol tersebut merepresentasikan perjalanan brand dalam menghadapi berbagai tantangan sekaligus menjadi lambang evolusi dan ketangguhan TODAK. Identitas baru ini menegaskan arah TODAK 2.0 yang berfokus pada pembangunan ekosistem esports jangka panjang melalui inovasi produk, kemitraan strategis, serta pengembangan komunitas.
Langkah transformasi ini juga diiringi dengan kemitraan strategis bersama Mobile Legends: Bang Bang Professional League (MPL) Indonesia. TODAK resmi menjadi Official Gaming Chair dan Official Merchandise Partner untuk MPL Indonesia Season 17 dan Season 18, serta MDL Indonesia Season 13 dan Season 14. “Keikutsertaan kami di MPL adalah bagian dari strategi jangka panjang TODAK 2.0 untuk tumbuh bersama ekosistem esports Indonesia. MPL menjadi ruang kolaborasi bagi kami untuk terus berkembang dan berkontribusi secara nyata,” papar Shinta W. Dhanuwardoyo.
Founder TODAK, Azlan Zainal, menyebut transformasi ini sebagai perluasan peran brand di industri esports. “Memasuki era 2.0, kami tidak meninggalkan esports. Kami memperluasnya dengan membangun brand performance lifestyle yang lahir dari Asia Tenggara dan mampu bersaing secara global,” ujarnya.
Sejalan dengan kerja sama tersebut, TODAK juga mengumumkan peluncuran TODAK Throne 2.0, generasi terbaru kursi gaming performance yang dirancang untuk mendukung sesi bermain intens dalam durasi panjang. Kursi gaming ini hadir dengan desain yang diperbarui serta beberapa pilihan warna, termasuk edisi kolaborasi khusus MPL.
Melalui inovasi produk seperti gaming chair, merchandise resmi liga, hingga lini fashion esports, TODAK 2.0 menegaskan ambisinya untuk menjadi brand lifestyle esports yang relevan bagi gamer sekaligus komunitas esports modern.
Transformasi TODAK Jadi Brand Esports Lifestyle Performance Global
Brand gaming asal Malaysia, TODAK, resmi memasuki fase baru melalui transformasi strategis bertajuk TODAK 2.0. Dalam langkah ini, TODAK memposisikan dirinya sebagai Global First Esports Lifestyle Performance Brand, sebuah kategori baru yang menggabungkan performa kompetitif, identitas lifestyle, serta kekuatan komunitas dalam satu ekosistem. Transformasi ini menandai evolusi TODAK dari organisasi esports menjadi brand dengan fokus pada pengembangan produk, kolaborasi industri, dan penguatan komunitas gaming di tingkat regional hingga global.
Perjalanan transformasi tersebut juga diperkuat dengan ekspansi TODAK di Indonesia melalui PT TODAK Nusantara Group yang dipimpin oleh Shinta W. Dhanuwardoyo sebagai Co-Founder sekaligus Presiden Direktur. Dalam dua tahun terakhir, TODAK memperluas aktivitasnya dari sekadar tim kompetitif menjadi platform lifestyle esports yang menghadirkan berbagai lini produk berbasis performa, mulai dari gaming gear hingga apparel atau produk fashion yang terinspirasi dari budaya gaming dan esports.
Sebagai bagian dari rebranding, TODAK turut memperkenalkan identitas visual baru dengan elemen “Battle Scar” pada sirip logonya. Simbol tersebut merepresentasikan perjalanan brand dalam menghadapi berbagai tantangan sekaligus menjadi lambang evolusi dan ketangguhan TODAK. Identitas baru ini menegaskan arah TODAK 2.0 yang berfokus pada pembangunan ekosistem esports jangka panjang melalui inovasi produk, kemitraan strategis, serta pengembangan komunitas.
Langkah transformasi ini juga diiringi dengan kemitraan strategis bersama Mobile Legends: Bang Bang Professional League (MPL) Indonesia. TODAK resmi menjadi Official Gaming Chair dan Official Merchandise Partner untuk MPL Indonesia Season 17 dan Season 18, serta MDL Indonesia Season 13 dan Season 14. “Keikutsertaan kami di MPL adalah bagian dari strategi jangka panjang TODAK 2.0 untuk tumbuh bersama ekosistem esports Indonesia. MPL menjadi ruang kolaborasi bagi kami untuk terus berkembang dan berkontribusi secara nyata,” papar Shinta W. Dhanuwardoyo.
![]() |
| Shinta W. Dhanuwardoyo |
Founder TODAK, Azlan Zainal, menyebut transformasi ini sebagai perluasan peran brand di industri esports. “Memasuki era 2.0, kami tidak meninggalkan esports. Kami memperluasnya dengan membangun brand performance lifestyle yang lahir dari Asia Tenggara dan mampu bersaing secara global,” ujarnya.
Sejalan dengan kerja sama tersebut, TODAK juga mengumumkan peluncuran TODAK Throne 2.0, generasi terbaru kursi gaming performance yang dirancang untuk mendukung sesi bermain intens dalam durasi panjang. Kursi gaming ini hadir dengan desain yang diperbarui serta beberapa pilihan warna, termasuk edisi kolaborasi khusus MPL.
Melalui inovasi produk seperti gaming chair, merchandise resmi liga, hingga lini fashion esports, TODAK 2.0 menegaskan ambisinya untuk menjadi brand lifestyle esports yang relevan bagi gamer sekaligus komunitas esports modern.
Kategori
Berita



Posting Komentar