Berita
PRAGMATA
Diumumkan pertama kali pada Juni 2020, proyek ini dikembangkan menggunakan RE Engine dengan ambisi menghadirkan kualitas visual dan gameplay yang sesuai ekspektasi Capcom. Ambisi besar itu justru membuat PRAGMATA mengalami beberapa kali penundaan, hingga sempat menimbulkan keraguan di kalangan gamer.
Kini, pada 17 April 2026, PRAGMATA hadir sebagai salah satu rilisan besar tahun ini, tersedia di PlayStation 5, Xbox Series X/S, PC, dan Nintendo Switch 2.
PRAGMATA membawa pemain ke stasiun penelitian bulan bernama Cradle. Fasilitas ini dibangun oleh Delphi Corporation untuk menambang material misterius bernama “lunafilament”. Konflik utama muncul ketika sistem AI pengendali Cradle, IDUS (Intelligent Direction Unification System), mengalami kegagalan fungsi dan berubah menjadi ancaman besar.
Dalam kisahnya, pemain akan mengikuti perjalanan Hugh Williams, seorang insinyur sistem yang dikirim untuk menyelidiki hilangnya komunikasi. Ia bertemu dengan Diana, android berwujud anak kecil yang menyelamatkan Hugh dan menjadi partner setianya. Bersama-sama mereka menghadapi robot-robot canggih yang dikendalikan IDUS, termasuk pertarungan melawan unit AI berteknologi tinggi.
Capcom menghadirkan sistem dua karakter yang unik. Hugh berfokus pada senjata api dan jetpack, sementara Diana memiliki kemampuan hacking unik yang menjadi elemen paling menonjol dalam game ini. Pemain dapat meretas sistem pertahanan robot, membuka titik lemah, dan memanfaatkan puzzle hacking yang berlangsung secara real-time di tengah serangan musuh. Kemudian juga ada bonus node dalam puzzle yang memberikan keuntungan tambahan seperti peningkatan damage senjata.
Selain itu, ada Shelter System yang menjadi tempat upgrade karakter dan persiapan sebelum misi. Perpaduan eksplorasi, aksi tembak-menembak, dan hacking menjadikan PRAGMATA pengalaman yang segar di genre sci-fi action-adventure. Apalagi pesona Diana yang tampil layaknya anak kecil dan Hugh yang sabar menanggapi segala obrolan yang dilontarkan Diana, menjadikan pengalaman bermain dalam game ini jadi menggemaskan di tengah kerusuhan tembak-menembak dengan unit AI.
Dengan latar futuristik di bulan, kisah dramatis tentang manusia dan android melawan AI pemberontak, serta fitur hacking yang inovatif, PRAGMATA menjadi bukti ambisi Capcom dalam menghadirkan pengalaman yang berbeda melalui sebuah IP baru.
Setelah Penantian Panjang, Capcom Akhirnya Resmi Rilis Game Sci-Fi PRAGMATA
Diumumkan pertama kali pada Juni 2020, proyek ini dikembangkan menggunakan RE Engine dengan ambisi menghadirkan kualitas visual dan gameplay yang sesuai ekspektasi Capcom. Ambisi besar itu justru membuat PRAGMATA mengalami beberapa kali penundaan, hingga sempat menimbulkan keraguan di kalangan gamer.
Kini, pada 17 April 2026, PRAGMATA hadir sebagai salah satu rilisan besar tahun ini, tersedia di PlayStation 5, Xbox Series X/S, PC, dan Nintendo Switch 2.
PRAGMATA membawa pemain ke stasiun penelitian bulan bernama Cradle. Fasilitas ini dibangun oleh Delphi Corporation untuk menambang material misterius bernama “lunafilament”. Konflik utama muncul ketika sistem AI pengendali Cradle, IDUS (Intelligent Direction Unification System), mengalami kegagalan fungsi dan berubah menjadi ancaman besar.
Dalam kisahnya, pemain akan mengikuti perjalanan Hugh Williams, seorang insinyur sistem yang dikirim untuk menyelidiki hilangnya komunikasi. Ia bertemu dengan Diana, android berwujud anak kecil yang menyelamatkan Hugh dan menjadi partner setianya. Bersama-sama mereka menghadapi robot-robot canggih yang dikendalikan IDUS, termasuk pertarungan melawan unit AI berteknologi tinggi.
![]() |
| Hugh Williams |
![]() |
| Diana |
Capcom menghadirkan sistem dua karakter yang unik. Hugh berfokus pada senjata api dan jetpack, sementara Diana memiliki kemampuan hacking unik yang menjadi elemen paling menonjol dalam game ini. Pemain dapat meretas sistem pertahanan robot, membuka titik lemah, dan memanfaatkan puzzle hacking yang berlangsung secara real-time di tengah serangan musuh. Kemudian juga ada bonus node dalam puzzle yang memberikan keuntungan tambahan seperti peningkatan damage senjata.
Selain itu, ada Shelter System yang menjadi tempat upgrade karakter dan persiapan sebelum misi. Perpaduan eksplorasi, aksi tembak-menembak, dan hacking menjadikan PRAGMATA pengalaman yang segar di genre sci-fi action-adventure. Apalagi pesona Diana yang tampil layaknya anak kecil dan Hugh yang sabar menanggapi segala obrolan yang dilontarkan Diana, menjadikan pengalaman bermain dalam game ini jadi menggemaskan di tengah kerusuhan tembak-menembak dengan unit AI.
Dengan latar futuristik di bulan, kisah dramatis tentang manusia dan android melawan AI pemberontak, serta fitur hacking yang inovatif, PRAGMATA menjadi bukti ambisi Capcom dalam menghadirkan pengalaman yang berbeda melalui sebuah IP baru.
Kategori
Berita



Posting Komentar