Anime
Berita
Trailer

Di tengah deretan karya fenomenal dari FromSoftware, Sekiro: Shadows Die Twice berdiri sebagai salah satu tonggak penting yang mendefinisikan ulang genre action-adventure modern. Game rilisan 2019 ini tidak hanya memikat jutaan pemain dengan atmosfer kelam khas era Sengoku Jepang yang penuh intrik, tetapi juga menorehkan prestasi besar dengan meraih penghargaan Game of the Year di The Game Awards 2019.
Keunikan Sekiro terletak pada pendekatannya yang berbeda dari genre Souls-like lainnya. Alih-alih sistem role-playing yang kompleks, game ini menghadirkan mekanisme pertarungan yang menuntut presisi luar biasa dari pemain. Setiap duel bukan hanya soal serangan, melainkan tarian maut yang membutuhkan fokus, timing, serta keberanian untuk terus maju.
Sejak perilisannya, Sekiro telah terjual lebih dari 10 juta kopi di seluruh dunia, mengukuhkan posisinya sebagai salah satu karya berpengaruh dalam sejarah industri game.
Kini, kisah epik tersebut siap dihidupkan kembali dalam medium baru. Pada Malam Pembukaan Gamescom 2025, Kadokawa, Crunchyroll, Qzil.la, dan ARCH resmi mengumumkan Sekiro: No Defeat, adaptasi anime yang sepenuhnya digambar dengan tangan. Adaptasi ini berupaya membawa pengalaman penuh rasa hormat terhadap sumber aslinya, dengan menyoroti elemen paling kuat dari game: kesetiaan, darah, dan kehormatan dalam lanskap Jepang era Sengoku yang direimajinasikan.

“Kami mengemban tugas yang monumental dalam menghidupkan keindahan yang menakjubkan dari Sekiro: Shadows Die Twice,” ujar Kenichi Kutsuna, sutradara anime ini. Crunchyroll sendiri akan menayangkan Sekiro: No Defeat secara eksklusif di seluruh dunia, kecuali Jepang, China, Korea, Rusia, dan Belarus.
Diproduksi oleh ARCH dan Qzil.la, proyek ini melibatkan tim kreatif papan atas seperti Takuya Satou sebagai penulis skenario, Takahiro Kishida sebagai desainer karakter, hingga Yuji Kaneko yang menangani seni visual. Sementara itu, jajaran pengisi suara menghadirkan nama-nama besar seperti Daisuke Namikawa (Wolf), Miyuki Satou (Kuro), dan Kenjiro Tsuda (Genichiro Ashina).
Bagi para penggemar setia game, kehadiran anime ini bukan sekadar adaptasi, melainkan perpanjangan pengalaman emosional yang sudah melekat sejak mereka menaklukkan setiap duel brutal di dunia Sekiro. Dan bagi mereka yang belum pernah menyentuh gamenya, No Defeat berpotensi menjadi pintu masuk untuk menyelami salah satu kisah paling intens yang pernah lahir dari industri video game modern.
Sekiro: Shadow Die Twice akan Lahir Sebagai Anime Baru di Crunchyroll

Di tengah deretan karya fenomenal dari FromSoftware, Sekiro: Shadows Die Twice berdiri sebagai salah satu tonggak penting yang mendefinisikan ulang genre action-adventure modern. Game rilisan 2019 ini tidak hanya memikat jutaan pemain dengan atmosfer kelam khas era Sengoku Jepang yang penuh intrik, tetapi juga menorehkan prestasi besar dengan meraih penghargaan Game of the Year di The Game Awards 2019.
Keunikan Sekiro terletak pada pendekatannya yang berbeda dari genre Souls-like lainnya. Alih-alih sistem role-playing yang kompleks, game ini menghadirkan mekanisme pertarungan yang menuntut presisi luar biasa dari pemain. Setiap duel bukan hanya soal serangan, melainkan tarian maut yang membutuhkan fokus, timing, serta keberanian untuk terus maju.
Sejak perilisannya, Sekiro telah terjual lebih dari 10 juta kopi di seluruh dunia, mengukuhkan posisinya sebagai salah satu karya berpengaruh dalam sejarah industri game.
Kini, kisah epik tersebut siap dihidupkan kembali dalam medium baru. Pada Malam Pembukaan Gamescom 2025, Kadokawa, Crunchyroll, Qzil.la, dan ARCH resmi mengumumkan Sekiro: No Defeat, adaptasi anime yang sepenuhnya digambar dengan tangan. Adaptasi ini berupaya membawa pengalaman penuh rasa hormat terhadap sumber aslinya, dengan menyoroti elemen paling kuat dari game: kesetiaan, darah, dan kehormatan dalam lanskap Jepang era Sengoku yang direimajinasikan.

“Kami mengemban tugas yang monumental dalam menghidupkan keindahan yang menakjubkan dari Sekiro: Shadows Die Twice,” ujar Kenichi Kutsuna, sutradara anime ini. Crunchyroll sendiri akan menayangkan Sekiro: No Defeat secara eksklusif di seluruh dunia, kecuali Jepang, China, Korea, Rusia, dan Belarus.
Diproduksi oleh ARCH dan Qzil.la, proyek ini melibatkan tim kreatif papan atas seperti Takuya Satou sebagai penulis skenario, Takahiro Kishida sebagai desainer karakter, hingga Yuji Kaneko yang menangani seni visual. Sementara itu, jajaran pengisi suara menghadirkan nama-nama besar seperti Daisuke Namikawa (Wolf), Miyuki Satou (Kuro), dan Kenjiro Tsuda (Genichiro Ashina).
Bagi para penggemar setia game, kehadiran anime ini bukan sekadar adaptasi, melainkan perpanjangan pengalaman emosional yang sudah melekat sejak mereka menaklukkan setiap duel brutal di dunia Sekiro. Dan bagi mereka yang belum pernah menyentuh gamenya, No Defeat berpotensi menjadi pintu masuk untuk menyelami salah satu kisah paling intens yang pernah lahir dari industri video game modern.
Kategori
Anime
Posting Komentar