Berita
Esports
Free Fire

Pekan kedua babak Knockout Free Fire World Series Southeast Asia (FFWS SEA) 2025 Fall resmi berakhir pada Minggu (24/8/2025). Tim Indonesia, RRQ Kazu kembali menunjukkan konsistensinya sebagai tim paling tangguh dengan mempertahankan posisi puncak klasemen keseluruhan lewat torehan 374 poin. Tak hanya itu, sang raja juga menjadi tim dengan koleksi Booyah terbanyak, enam kali sepanjang babak ini.
“Berada di puncak klasemen di fase Knockout sebenarnya sudah biasa untuk RRQ Kazu. Mungkin karena kami tim paling konsisten di antara semua tim. Ya, kami memang jago sih, Semoga dukungan dari seluruh penggemar terus mengalir agar kami bisa juga memegang piala saat Grand Final di Thailand nanti,” ujar Kapten RRQ Kazu, Wira Gunawan (DUTZZ).
Selain RRQ Kazu, performa EVOS Divine patut diapresiasi setelah berhasil naik ke peringkat enam besar. Bigetron by Vitality masih tertahan di posisi ke-11, sementara ONIC harus keluar dari Top 12 dan kini berada di peringkat ke-15. Di belakangnya, Kagendra menutup pekan di posisi ke-16.
Hari pertama Knockout Week 2 (22/8) menjadi panggung kejutan bagi Todak (MY). Tim yang sebelumnya kerap jadi bulan-bulanan kali ini tampil agresif dengan mengoleksi 92 poin, yang memuncaki klasemen harian. Bigetron by Vitality tampil impresif di posisi kedua dengan 78 poin, disusul EVOS Divine (#5) dengan 71 poin. ONIC (#9) hanya meraih 55 poin, sementara Kagendra (#12) harus puas dengan 33 poin.
Hari kedua (23/8) mempertemukan Grup A dan C. Sayangnya, performa Bigetron by Vitality menurun. Meski sempat mengamankan Booyah di game ketiga, pasukan robot merah hanya meraup 46 poin, capaian terendah mereka sejauh ini dan berakhir di peringkat sembilan harian.
Sebaliknya, Kagendra bangkit dengan torehan terbaik mereka, 63 poin, cukup untuk menempatkan tim pada urutan keenam. Sementara itu, RRQ Kazu tampil konsisten di posisi kedua dengan 88 poin, hanya terpaut tipis dari Buriram United Esports (TH) yang memimpin dengan 90 poin.
Hari ketiga (24/8) mempertemukan Grup A dan B. RRQ Kazu memang masih menjadi wakil terbaik Indonesia dengan finis di posisi ketiga harian berkat 83 poin. Namun, catatan tersebut jadi yang terendah bagi mereka sejak pekan pertama, menimbulkan pertanyaan soal ketahanan stamina tim.
EVOS Divine tampil positif dengan 76 poin di posisi keenam, sedangkan ONIC kembali kesulitan dan hanya mampu mengemas 40 poin di posisi kesembilan. Puncak klasemen harian dikuasai tim WAG (VN) dengan 92 poin, disusul Virtus.Pro (TH) dengan 86 poin. Sedangkan, Tim Thailand kian mengukuhkan dominasi dengan empat Booyah pada hari itu.
Dengan berakhirnya pekan kedua, seluruh tim bersiap memasuki penyisihan Mode Clash Squad (CS) menggunakan format Swiss Stage. Enam belas tim teratas, termasuk semua wakil Indonesia, berhak tampil di turnamen ini. Kesempatan bagi Indonesia terbuka lebar untuk merebut gelar juara CS di FFWS SEA 2025 Fall.
Selain itu, fase kedua Knockout akan berlangsung pada pekan ketiga hingga keenam. RRQ Kazu, EVOS Divine, dan Bigetron by Vitality dijadwalkan tampil lebih awal di hari pertama pekan ketiga. ONIC akan kembali bertanding pada hari kedua pekan keempat, disusul Kagendra yang baru turun di pekan kelima. Setiap tim yang memuncaki klasemen harian otomatis meraih tiket lebih awal menuju Grand Finals di Bangkok, Thailand.
Turnamen Mode CS akan bergulir pada 28–29 Agustus 2025, sementara Knockout fase kedua dimulai 30–31 Agustus 2025. Seluruh pertandingan dapat disaksikan melalui channel YouTube, Facebook, dan TikTok Free Fire Esports ID mulai pukul 18.00 WIB.
Dukung perjuangan RRQ Kazu, EVOS Divine, Bigetron by Vitality, ONIC, dan Kagendra demi mempertahankan #EraIndonesiaJuara sekaligus membuka jalan menuju FFWS Global Finals 2025 di Jakarta, November mendatang!
RRQ Kazu Tetap Di Puncak! Jalan Berliku Tim Indonesia di Pekan Kedua Knockout FFWS SEA 2025 Fall

Pekan kedua babak Knockout Free Fire World Series Southeast Asia (FFWS SEA) 2025 Fall resmi berakhir pada Minggu (24/8/2025). Tim Indonesia, RRQ Kazu kembali menunjukkan konsistensinya sebagai tim paling tangguh dengan mempertahankan posisi puncak klasemen keseluruhan lewat torehan 374 poin. Tak hanya itu, sang raja juga menjadi tim dengan koleksi Booyah terbanyak, enam kali sepanjang babak ini.
“Berada di puncak klasemen di fase Knockout sebenarnya sudah biasa untuk RRQ Kazu. Mungkin karena kami tim paling konsisten di antara semua tim. Ya, kami memang jago sih, Semoga dukungan dari seluruh penggemar terus mengalir agar kami bisa juga memegang piala saat Grand Final di Thailand nanti,” ujar Kapten RRQ Kazu, Wira Gunawan (DUTZZ).
Selain RRQ Kazu, performa EVOS Divine patut diapresiasi setelah berhasil naik ke peringkat enam besar. Bigetron by Vitality masih tertahan di posisi ke-11, sementara ONIC harus keluar dari Top 12 dan kini berada di peringkat ke-15. Di belakangnya, Kagendra menutup pekan di posisi ke-16.
Tim Malaysia Mengganas!
Hari pertama Knockout Week 2 (22/8) menjadi panggung kejutan bagi Todak (MY). Tim yang sebelumnya kerap jadi bulan-bulanan kali ini tampil agresif dengan mengoleksi 92 poin, yang memuncaki klasemen harian. Bigetron by Vitality tampil impresif di posisi kedua dengan 78 poin, disusul EVOS Divine (#5) dengan 71 poin. ONIC (#9) hanya meraih 55 poin, sementara Kagendra (#12) harus puas dengan 33 poin.
Ada Apa Bigetron?
Hari kedua (23/8) mempertemukan Grup A dan C. Sayangnya, performa Bigetron by Vitality menurun. Meski sempat mengamankan Booyah di game ketiga, pasukan robot merah hanya meraup 46 poin, capaian terendah mereka sejauh ini dan berakhir di peringkat sembilan harian.
Sebaliknya, Kagendra bangkit dengan torehan terbaik mereka, 63 poin, cukup untuk menempatkan tim pada urutan keenam. Sementara itu, RRQ Kazu tampil konsisten di posisi kedua dengan 88 poin, hanya terpaut tipis dari Buriram United Esports (TH) yang memimpin dengan 90 poin.
Stamina RRQ Kazu Mulai Teruji
Hari ketiga (24/8) mempertemukan Grup A dan B. RRQ Kazu memang masih menjadi wakil terbaik Indonesia dengan finis di posisi ketiga harian berkat 83 poin. Namun, catatan tersebut jadi yang terendah bagi mereka sejak pekan pertama, menimbulkan pertanyaan soal ketahanan stamina tim.
EVOS Divine tampil positif dengan 76 poin di posisi keenam, sedangkan ONIC kembali kesulitan dan hanya mampu mengemas 40 poin di posisi kesembilan. Puncak klasemen harian dikuasai tim WAG (VN) dengan 92 poin, disusul Virtus.Pro (TH) dengan 86 poin. Sedangkan, Tim Thailand kian mengukuhkan dominasi dengan empat Booyah pada hari itu.
Lanjut ke Mode CS
Dengan berakhirnya pekan kedua, seluruh tim bersiap memasuki penyisihan Mode Clash Squad (CS) menggunakan format Swiss Stage. Enam belas tim teratas, termasuk semua wakil Indonesia, berhak tampil di turnamen ini. Kesempatan bagi Indonesia terbuka lebar untuk merebut gelar juara CS di FFWS SEA 2025 Fall.
Selain itu, fase kedua Knockout akan berlangsung pada pekan ketiga hingga keenam. RRQ Kazu, EVOS Divine, dan Bigetron by Vitality dijadwalkan tampil lebih awal di hari pertama pekan ketiga. ONIC akan kembali bertanding pada hari kedua pekan keempat, disusul Kagendra yang baru turun di pekan kelima. Setiap tim yang memuncaki klasemen harian otomatis meraih tiket lebih awal menuju Grand Finals di Bangkok, Thailand.
***
Turnamen Mode CS akan bergulir pada 28–29 Agustus 2025, sementara Knockout fase kedua dimulai 30–31 Agustus 2025. Seluruh pertandingan dapat disaksikan melalui channel YouTube, Facebook, dan TikTok Free Fire Esports ID mulai pukul 18.00 WIB.
Dukung perjuangan RRQ Kazu, EVOS Divine, Bigetron by Vitality, ONIC, dan Kagendra demi mempertahankan #EraIndonesiaJuara sekaligus membuka jalan menuju FFWS Global Finals 2025 di Jakarta, November mendatang!
Kategori
Berita
Posting Komentar